Rabu, 16 September 2009

أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِيْنَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيْمَ عَمَلِكَ

Bismillah

أَسْتَوْدِعُ اللهَ دِيْنَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيْمَ عَمَلِكَ

Artinya adalah

"Aku menitipkan agama, amanah dan penutup amalmu"

Itu doa Musafir kepada yang Mukim

Sedangkan doa Mukim untuk Musafir:

زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُ مَا كُنْتَ

yang artinya
"Semoga Allah memberi bekal taqwa kepadamu, mengampuni dosamu dan memudahkan kebaikan kepadamu di mana saja engkau berada"

Kenapa ane posting doa itu? Karena mudah-mudahan saat postingan ini terbit, ane sudah memulai perjalanan mudik ke kampung.

yah... mungkin ini postingan terakhir sebelum hari 'Iedul Fitri... Harusnya berisi wasiat karena siapa tau...

Tapi mungkin ada beberapa hal yang ingin ane sampaikan...

Pertama: Iedul Fitri artinya bukan kembali kepada fitroh... kata fitri di sini berarti berbuka atau makan karena berhubungan dengan shaum kita selama sebulan penuh, maka di hari itulah kita berbuka dari shaum tadi.

Hal kecil mungkin, tapi untuk disampaikan perlu juga kan? Coba cek di artikel ini, Bimbingan Iedul Fitri dari Muslim.or.Id!!!

Kedua, ane sangat berterima kasih untuk kawan-kawan ane yang udah memberi nasihat di mana pun termasuk melalui Facebook.

Ane inget kemaren minta nasihat lewat status lalu dinasihati lewat komentar... Dua komentar yang paling ane suka:

dari M. Rasyid Aziz:
nasehat? simple aj. besok ad yang jamin bisa mbuka mata?

Walau paham, tapi belum sadar sepenuhnya saat itu sampai diberikan lagi peringatan...

lalu dari Andry Randy Arbiyantama:
Pesan gw simpel aja, jangan ngerasa paling bener gara gara ngerasa punya ilmu lebih

Rasa lebih itu racun! Syukran semuanya! Jazaakumullah khaira!

Ketiga, pernyataan umum dan mungkin sering, ane harus bertaubat dan ane mengajak kita semua bertaubat...